Sekretaris
Sekretaris adalah
seorang petugas yang pekerjaannya menyelenggarakan urusan surat menyurat
termasuk penyimpanan dokumen bagi seorang pejabat pimpinan organisasi.
Sekretaris juga dapat
diartikan sebagai sebagai seorang pembantu pimpinan untuk menerima dikte,
mengonsep surat atau korespondensi, menerima tamu, memeriksa atau mengingatkan
pimpinan mengenai kewajibannya untuk meningkatkan efektifitas kerja
pimpinannya. Disimpulkan bahwa sekretaris adalah orang yang
memegang rahasia perusahaan yang tugasnya membantu pimpinan untuk kelancaran
tugasnya.
- Sekretaris Berdasarkan Ruang Lingkup Dan Tanggung Jawab:
1. Sekretaris Eksekutif
Sekretaris eksekutif adalah sekretaris yang juga berfungsi sebagai manajer
karena secara langsung atau nyata menjalankan fungsi manajer eksekutif yang
memiliki bawahan. Sekretaris eksekutif ini pada umumnya merupakan sekretaris
untuk satu unit organisasi.
2. Sekretaris Pribadi
Sekretaris pribadi adalah seorang yang mengerjakan kegiatan perkantoran untuk
membantu seseorang tertentu dan bersifat pribadi. Sekretaris dalam pengertian
ini bukan pegawai atau staf dari suatu organisasi atau perusahaan tetapi
diangkat dan digaji oleh perorangan.
- Sekretaris Berdasarkan Kemanpuan Dan Pengalaman Kerja:
a)
Sekretaris senior
Sekretaris senior adalah
sekretaris yang sudah memiliki banyak pengalaman yang mantap, dapat berdiri
sendiri dalam mengatasi masalah yang timbul di dalam pelaksanaan tugasnya.
b)
Sekretaris junior
Sekretaris junior adalah
sekretaris yang baru memulai kariernya atau baru bekerja dan belum mempunyai
banyak pengalaman karena ia baru keluar dari pendidikan sekretaris.
- Tugas -tugas Sekretaris dikelompokkan dalam 4 (empat) kegiatan, antara lain:
a) Tugas rutin yaitu tugas yang tidak
memerlukan perintah khusus, perhatian khusus atau pengawasan khusus. Contohnya: tugas pengurusan surat, menerima tamu,
tata kearsipan, membuat jadwal kerja pimpinan, dan menerima telepon.
b) Tugas khusus yaitu tugas yang
memerlukan perintah atau sesekali pimpinan menginginkan sekretaris menggunakan
pertimbangan dan pengalaman sekretaris untuk menyelesaikannya. Contohnya :
membuat perjanjian, mengirim faximile.
c) Tugas yang bersifat kreatif yaitu
tugas yang berasal dari inisiatif sekretaris itu sendiri. Biasanya hal – hal
yang dilakukan sekretaris adalah pekerjaan yang menunjang atau mendukung kerja
pimpinan dalam menyelesaikan tugas.
d) Tugas untuk melakukan hubungan dan
kerjasama yaitu tugas yang berhubungan dengan manusia, yang didalamnya meliputi:
tugas rutin, khusus, maupun tugas kreatif.
- Kegiatan – kegiatan tersebut meliputi:
a)
Bertelepon
Etika umum dalam bertelepon, antara lain:
a) Angkatlah pesawat segera setelah
telepon berdering, jangan lebih dari tiga kali.
b) Ucapkan salam (selamat siang, malam,
atau pagi), dan sampaikan identitas diri (nama bagian atau perusahaan), serta
hindarkan kata hallo.
c) Berbicaralah dengan nada atau intonasi yang baik,
serta volume suara yang tidak terlalu keras (mempesona).
d) Apabila salah sambung, berlakulah
sopan dan tunjukkan yang benar apabila mengetahui alamat atau nomor pesawat
yang dituju.
e) Jangan meletakkan pesawat telepon
sebelum orang yang bertelepon meletakkan pesawat telepon terlebih dahulu.
b)
Reception
Prinsip dasar dalam menjalankan
tugas sebagai reception adalah menghormati setiap tamu yang datang di
kantor dan sikap menolong. Menanyakan dan mencatat nama perusahaan serta tujuan
kedatangan.
c)
Korespondensi
Sekretaris dituntut mampu menyusunnya dengan akurat dan berkualitas. Faktor
terpenting dalam surat, di samping penggunaan bentuk surat, jenis kertas atau
sampul adalah pemakaian kata dan penyusunnya yang member kejelasan pada
penerima surat, di samping itu surat harus dibuat sebagai alat penyampaian
pesan yang berkepribadian.
d)
Reservation
Bagian lain
tugas sekretaris adalah mengatur perjalanan, makan siang atau malam, hotel,
rapat, pembawa acara, dan sebagainya. Tugas tersebut harus siap dilakukannya
setiap saat bahkan pada detik – detik terakhir karena selalu ada kemungkinan
yang tidak terduga, seperti: tamu yang datang dengan tiba – tiba, gagal
memenuhi janji, dan rapat mendadak.
e)
Layanan kilat
Kontribusi
yang penting adalah fungsi sekretaris sebagai buffer yaitu mengambil
alih tugas – tugas kecil menanggulangi interupsi, sehingga atasan dapat
berprestasi maksimal. Kegiatan sekretaris dalam organisasi, antara lain:
1. Kalender atasan
2. Dictation (dekte)
3. Memproses persiapan perjalanan
pimpinan
4. Penampilan kantor
5. Pekerjaan rutin
6. Membuat laporan
7. Rapat (meeting)
8. Pengarsipan




Komentar
Posting Komentar